KARAWANG. Jurnal Purwasuka..com. | Polemik oknum HRD PT FCC dengan warga yang marasa di rendahkan terus bergulir usai HRD Oktav Ardiasyah dengan Kadisnaker Karawang Rismalia Dewi melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di lembur pakuan Kabupaten Subang, sehingga memicu reaksi keras dari berbagai lapisan masyarakat Kabupaten
Ketua PERADI Karawang, Asep Agustian, S.H, M.H., menyayangkan sikap dan langkah HRD yang tidak menghormati Kepala daerah As malah langsung datang ke Gubernur, padahal permasalahan yang terjadi sifatnya lokal. “Apakah dengan bertemu KDM masalah ini langsung selesai? Ini kan persoalan Kabupaten Karawang. Lalu Bupati-nya dianggap apa? Seolah-olah Karawang tidak punya kepala daerah,” tegas Askun, sapaan akrab Asep Agustian.
Askun juga meminta agar General Manager (GM) PT FCC bersikap tegas terhadap manajer HRD yang dianggap sebagai pemicu utama. “Perusahaan harus bertanggung jawab. Kalau produknya bermasalah, buyer-nya bisa menilai buruk. Jadi jangan diam, GM harus keluarkan sanksi,” ucapnya.
Selain itu, Askun mengkritik langkah Kepala Dinas Tenaga Kerja Karawang yang turut hadir dalam pertemuan dengan KDM. “Ini seolah-olah melemparkan masalah ke wajah Bupati. Padahal Karawang punya Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda. Kalau semua lari ke KDM, itu namanya melecehkan kewenangan kepala daerah,”jelasnya
Askun juga menyinggung Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang tenaga kerja lokal yang mengatur komposisi 60 persen tenaga kerja dari Karawang. “Pungkasnya. ***red